Wednesday, June 17, 2020

Teori Presentasi Diri


dipopulerkan oleh Erving Goffman (1922 – 1982). Seorang Sosiolog Kanada-Amerika, psikolog sosial dan penulis. Salah satu teori utamanya menyarankan orang untuk mengendalikan kesan yang dibentuk orang lain tentang mereka, dengan mengubah pengaturan, penampilan, dan cara mereka sendiri.

Teori Presentasi Diri adalah teori yang lebih menekankan penampilan sebagai seseorang yang menyampaikan informasi/informan. Biasanya hal ini untuk ditujukan kepada seorang yang ingin presentasi, promotor, dan seorang PR ketika ingin menyampaikan berbagi informasi.

Mengapa harus memperhatikan penampilan? Tujuan utamanya ialah agar menarik para penerima pesan/receiver untuk memperhatikan apa yang kita sampaikan, terkadang penerima pesan cenderung melihat penampilan untuk dapat tertarik terhadap informasi tersebut. Karena penampilan cenderung menunjukan karakteristik seseorang atau perusahaan yang sedang di presentasikan

Tujuan lain dari presentasi diri juga ialah agar menarik receiver untuk diajak bekerjasama atau menggunakan produk-produk yang telah disampaikan

Menurut Goffman tentang konsep kehidupan sosialnya saat itu, yang mencakup dua skenario yang berlawanan:

1. "Front", yang merupakan panggung formal dan publik, di mana orang bertindak "individual". Tentu karena mereka ingin orang lain melihatnya.

2. "Backstage", di mana orang tidak memainkan peran apa pun karena mereka tidak "di atas panggung" atau mereka tidak memposting penampilannya di media sosial.

Poin utama dari teori Presentasi diri ini yaitu: kesadaran diri karena merupakan elemen kontingen. berubah sesuai dengan situasi, lingkungan, dan target audiens juga.

Dalam teori presentasi diri ini adalah seperti aktor yang mencoba mengendalikan dan mengelola citra publik yang ingin disampaikan kepada orang lain. Strategi yang ingin dicapai untuk mendapatkan promosi diri.  

Yang menjadi kelemahan dalam penerapan teori ini ialah; konsistensi dan integritas. Bagaimana kita bisa mengendalikan kedua hal tersebut karena yang kita ingin tonjolkan ialah penampilan diri sendiri sehingga melupakan kedua hal tersebut. Sehingga kesadaran orang tentang berbagai skenario (depan dan belakang panggung) merupakan suatu pilihan rasional yang mereka inginkan sesuai dengan itu, secara sadar.


tidak sulit untuk memahami teori, pada dasarnya kamu tau intinya maka dapat kamu kembangkan.

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

Teori Presentasi Diri